3 Faktor Penyebab Telat Haid

penyebab telat haid
Ada banyak penyebab telat haid. Sebagaimana diketahui, haid adalah fase penting dalam kehidupan wanita dewasa. Itulah mengapa, umumnya para wanita akan merasa resah bila telat haid.

Mengenal Fase Menstruasi

Menstruasi adalah sebuah ‘proses peluruhan’ dinding rahim. Dinding rahim ini sangat tipis dan dominan diisi oleh darah. Normalnya, menstruasi pada wanita akan terjadi selama 3-7 hari saja. Setiap tahun, para wanita akan mengalami 11-13 kali masa menstruasi.

Adapun siklus menstruasi yang wajar adalah 28-35 hari/sekali. Lebih dari itu, bisa dikatakan ‘ada masalah’ dengan proses peluruhan dinding rahim tersebut. Haid baru akan berhenti setelah seorang wanita mengalami masa menopause.

Durasi dan ‘siklus menstruasi’ pada wanita berbeda-beda. Ada yang mengalami siklus lebih lama ada juga yang memiliki siklus lebih pendek. Pun, ada juga yang memiliki ‘durasi menstruasi’ lebih lama dan ada yang lebih singkat.

Namun secara umum, menstruasi dapat dikatakan tidak teratur bila siklus yang terjadi kurang dari 21 hari atau lebih dari 35 hari. Berikutnya, bila durasi menstruasi selalu fluktuatif, itu juga bisa dikatakan menstruasi tidak teratur. Kondisi menstruasi tidak teratur berikutnya juga dapat dilihat dari volume darah yang dikeluarkan setiap menstruasi yang cenderung berubah-ubah.

Beberapa Penyabab Telat Haid

Sebagai bagian penting dalam kehidupan wanita, fase menstruasi setiap bulannya perlu diperhatikan dengan baik. Bila sewaktu-waktu wanita telat haid, sebaiknya memeriksakan dirinya ke dokter. Sebab, ada beberapa hal yang dapat menyebabkan seorang wanita telat haid, di antaranya:

1. Kehamilan

Kondisi ini lah yang paling membahagiakan para pasangan, khususnya para wanita sebagai calon ibu. Boleh dikatakan, satu-satunya penyebab telat haid yang paling diinginkan adalah kehamilan (bagi yang telah menikah). Namun bagi yang beluim menikah, jelas telat haid adalah momok menakutkan. Saat ini, cara untuk melakukan tes kehamilan semakin mudah dilakukan, seperti pemeriksaan USG dan penggunaan alat tes kehamilan dini yang banyak dijual di apotik.

2. Sindrom Ovarium Polikistik

Inilah salah satu penyebab telat haid yang paling ditakuti. Sindrom ovarium polikistik adalah proses menumpuknya lemak, glukosa atau zat tertentu pada indung telur yang menyebabkan terjadinya kista-kista kecil. Hal ini akan menyebabkan ketidaknormalan pelepasan sel telur setiap bulannya. Keterlambatan indung telur melepaskan sel telur ini dapat menyebabkan para wanita telat haid.

3. Penggunaan Alat Kontrasepsi

Penggunaan alat kontrasepsi tertentu tidak saja berdampak pada ‘penundaan kehamilan,’ melainkan juga akan mempengaruhi fase menstruasi. Alat kontrasepsi seperti IUD (Spiral) dan Pil KB dapat mengubah siklus menstruasi. Lebih jauh, kedua alat kontrasepsi itu dapat menyebabkan flek pada dinding rahim. 

Banyak yang menduga, salah satu penyebab munculnya kanker serviks yang berkembang begitu cepat saat ini adalah efek dari penggunaan alat kontrasepsi dalam jangka panjang sejak dulunya. So, sebaiknya, anda (para wanita) berhati-hati betul dalam menggunakan alat kontrasepsi jenis apapun.

Itulah beberapa informasi seputar penyebab telat haid. Untuk menghindari kejadian yang tak diinginkan tersebut, sebaiknya para wanita membiasakan pola hidup sehat, memperhatikan betul penggunaan alat kontrasepsi, dan menjauhi stres. Bila diabaikan, maka beberapa hal tersebut akan menjadi penyebab telat haid.

0 Response to "3 Faktor Penyebab Telat Haid"

Posting Komentar